CAWAPRES SBY BUDIONO atau BUDI ANDUK??

Dari selentingan2 yang santer beredar koalisi Cikeas yang berisi partai2 papan tengah yaitu PKS, PAN, PPP, dan PKB yang diketuai Demokrat telah menentukan cawapres untuk mendampingi SBY.

Mengingat tarik menarik kepentingan antar partai2 dalam maupun luar koalisi maka SBY menyatakan akan menjadikan Budiono sebagai cawapres mendampinginya dalam pilpres Juli mendatang. Dari segi kapabilitas Budiono sebagai seorang ekonom cukup mumpuni, dosen dari UGM memiliki pengalaman memimpin kementrian dalam beberapa kali periode , pertama nama Budiono mulai dikenal publik setelah didapuk menjadi Kepala Bappenas di Era Habibie, berlanjut menjadi menteri Ekonomi di era Megawati dan menjadi Menko Perekonomian di era SBY sebelum dipindah tugaskan untuk mengepalai BI.

Namun dari segi politik Budiono dianggap belum cukup mampu mengkomunikasikan diri pada ranah politik, hal ini yang menjadi poin minus bagi partai2 pendukung koalisi Cikeas, apalagi notabene pendukung2 utama koalisi ini adalah partai2 Islam yang berharap Cawapres SBY dapat menjadi wakil umat Islam di pemerintahan. PKS dalam hal ini paling santer untuk menolak keberadaan Budiono sebagai cawapres dari Demokrat. Buntutnya PKS mengancam akan menarik diri dari koalisi Cikeas dan berpindah ke Golkar/Gerindra.

Sikap keras PKS sangat bertentangan dengan pernyataan mereka untuk menghormati siapapun Cawapres yang hendak dipilih oleh SBY, pun jika PKS keluar dari koalisi ini dan bergabung ke Golkar justru menimbulkan keanehan karena PKS tidak menginginkan Golkar ikut bergabung dalam koalisi Cikeas.

Publik menjadi bertanya2 apakah sikap keras namun plin plan yang ditunjukkan PKS memang memiliki dasar yang jelas, namun sudah pasti keplin-plan-an ini sangat terlihat di mata masyarakat, keinginan partai Islam yang mengharap cawapres harus dari golongan partai muslim justru ditangkap oleh masyarakat sebagai ambisi partai2 Islam untuk kepentingan golongan, lebih mengutamakan keharusan cawapres dari golongan partai muslim dibanding mengutamakan kesejahteraan bangsa, alangkah bijak jika partai2 Islam menyikapi pemilihan cawapres ini dengan hati2 karena seperti yang sudah terjadi partai Islam terlihat haus dengan bagi2 kekuasaan.

Ini sangat menyakitkan bagi publik yang pada Pileg kemarin memberikan suaranya untuk partai, partai ini. Bukan masalah siapa cawapres SBY toh belum tentu SBY menjadi presiden kembali, yang terpenting bagaimana mereka elit partai yang diberi amanah untuk memajukan bangsa tetap istiqomah dalam perjalanan.

Coba kalau SBY memilih Budi Anduk sebagai Cawapres, akankah partai2 Islam juga menolaknya????

Advertisements
Comments
7 Responses to “CAWAPRES SBY BUDIONO atau BUDI ANDUK??”
  1. soleno says:

    huwahahahaha*))wakilnya..ahahahaha CrazY SBYnya dong*))

  2. anotherorion says:

    soleno said: huwahahahaha*))wakilnya..ahahahaha CrazY SBYnya dong*))

    minimal klo wapresnya Budi Anduk orang Indonesia jadi murah senyum dan murah tawa

  3. jogjatugu says:

    ruwet2 …………yah ternyata semua ada maunya ……..

  4. siapapun wakilnya SBY bakal menang di pemilu… saingan Capres yg lain sepertinya masih kalah jika dibanding SBY

  5. ramanefatih says:

    boedlerg lah mikir temen jor baen siy genah ra repot

  6. anotherorion says:

    ihinclp said: cocok..

    rika dadi ajudane pak cawapres ya kang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: