Menjemput mimpi

Kami duduk termenung di bangku panjang stasiun kereta, dhadapan kami terbentang kenangan2 yang memisahkan aku dan dirinya. Sesekali kuhipas rokok yang kupegang dan mengepulkan asapnya jauh…. sejauh harapanku yang kandas untuknya. “Semua sudah berakhir…. Sudah bukan tempatnya untuk kita berdua ada di kereta yang sama” Ia melirik sedikit padaku lalu pandangannya kembali menatap kerikil2 kecil … Continue reading