Lagi Break

“BAJINGAN KAMU!!!!!!!!!!!!!!” Aku tertegun sesaat, tak pernah kusangka ia akan memakiku sedemikian kasar, aku diam terpaku di depannya. Kutatap lekat2 matanya mencari dimanakah gerangan gadis yang lembut dan selalu santun ini. Air mukanya memerah, antara kemarahan dan kesedihan. Detik berikutnya ia sudah lenyap dari pandanganku, menghilang di balik tembok2 bangunan di samping kananku berdiri. Aku … Continue reading

Jenuh…….

Vina memaksakan diri duduk di sebelahku, aku tahu ia masih merasa canggung bertemu denganku, pertengkaran terakhir kami kemarin pasti masih membekas di hatinya. Wajahnya masih dilipat menandakan dirinya masih belum bisa menerima kehadiranku di depan mukanya. Pertengkaran kemarin masih merupakan episode kelanjutan pertengkaran2 kami seperti biasanya, tema yang sama dan ego yang sama. Masing2 masih … Continue reading