15 november dalam kenangan

Tiba2 rasa rindu itu datang, ahhh apa yang telah kulakukan hanya untuk sekedar membalas baik budimu? Jika saja denting waktu bisa membawaku kembali ke masa lalu, apakah aku masih bisa datang padamu sekedar membuatmu bangga padaku??

Lihatlah aku disini bu, aku masih tetap anak kecilmu, yang masih merindukan dongeng dongeng kecil pengantar tidurmu, masih tetap semanja ketika ibu menyuapiku dengan cintamu

Ingatkah bu, ketika aku berlari2 menangis ke pangkuanmu? dan merasakan betapa aku terlindungi oleh keanggunanmu?

Mungkin aku hanya sedikit cemburu, ketika aku hanya mampu melihat mereka masih bebas bergelayut mesra dipangkuan ibunya, sementara tiada lagi tempat senyaman pelukanmu

Aku masih berharap ibu ada disisiku, memelukku meskipun itu akan membuatku malu di depan teman2ku, maafkan klo kini aku telah menjadi sosok yang tak lagi sering mengingatmu, menuruti nasehat bijakmu, dan memenuhi mimpi2mu.

Aku tak menyesali ketika ibupun tak kuasa lagi memelukku, menceritakan kisah2 yang indah, tentang kesabaran, perjuangan dan kasih sayang. Biarlah sang waktu bekerja sebagaimana mestinya, sebagaimana aku harus menyelesaikan perjalananku. Cukuplah bagiku apa yang telah ada dan tiada untuk menjadikan bekalku menapaki hari. Tiada sesuatu yang lebih indah atas segala kenangan yang dihadirkan Tuhan diantara kita, sebuah cinta abadi yang tak pernah ibu lepaskan untukku.

Terimakasih karena telah mencintaiku sampai akhir usiamu

Comments
61 Responses to “15 november dalam kenangan”
  1. anotherorion says:

    ojo nangis dong ren, hiks

  2. nawhi says:

    menyentuh sekali…lagi terkenang Ibu ya bro?

  3. anotherorion says:

    mas aryo: hiks meneh T_T

  4. anotherorion says:

    ia wan, hari ini 14 tahunnya ibuku

  5. isaanshori says:

    semangat. mari melakukan yg segala terbaik sbg dedikasi kita untuk ibu 🙂

  6. anotherorion says:

    yupmaturnuwun mas isa

  7. anotherorion says:

    kangen raffael yah ren? n_n

  8. renypayus says:

    Iyaaa T__T *brebes mili*

  9. anotherorion says:

    sesuk esuk ditelpon na

  10. nawhi says:

    dah lama juga ya wafatnya.

  11. nawhi says:

    dah lama juga ya wafatnya.

  12. rosyagus says:

    Alm Bp Ku wis 18 thn Yo 😦

  13. galantv6 says:

    doakanlah beliau selalu…tidak ada yang terputus antara anak dan orangtua..amin..

  14. tranparamole says:

    touchy. klu sy, bpk. udah 7,5 thn.

  15. anotherorion says:

    bibi ros+yu cemut+romi: mari doakan yang terbaik untuk orang tua kita

  16. bimosaurus says:

    😦 ora iso comment

  17. anotherorion says:

    bimosaurus said: 😦 ora iso comment

    rung turu kang?

  18. bimosaurus says:

    anotherorion said: rung turu kang?

    kui bar ngalun-alun karo kang gotrek karo mbak niez, bar iki munggah wonosobo

  19. anotherorion says:

    walah langsung budhal? meh nguyak sholat ied to? yo ati2

  20. bimosaurus says:

    anotherorion said: walah langsung budhal? meh nguyak sholat ied to? yo ati2

    ho oh matur nuwun , iki tak ngliyep sitik 😀 barang 30 menit

  21. dekmaniezt says:

    ni…ni..mbokku lg nganggur :(meh gelayutan, opo meh kepie, sonoo,,, *kempung modus on the way*

  22. nurinautami says:

    Jadi kangen ibu dirumah :)Doakan ibu mas sebagai penghantar rindumu

  23. agamfat says:

    Roger Waters mengolah masa kecilnya yg tanpa ayah menjadi epik The Wall, album terbesar Pink Floyd. Tiap kali nonton/nyetel ini, aku selalu terharu. Coba kau olah rasa rindumu menjadi yg produktif seperti Waters

  24. rirhikyu says:

    *turut berdoa tuk ibu

  25. thetrueideas says:

    Didoakan mas, jangan lupa

  26. starholiceuy says:

    Membaca postingan ini membuat saya bersyukur, sampai hari ini masih punya mama..meski sementara waktu pisah tempat tinggal 🙂

  27. ivoniezahra says:

    terharu 😦

  28. adinarya says:

    Duh…adin pengen nangis bacanya Pri… hiks..

  29. putrilan9it says:

    kok postingane agi mellow terus?

  30. itsmearni says:

    kirim doa buat ibu……..

  31. itsmearni says:

    wew……. kemaren saya posting tentang bapakeh sekarang ada lawannya*ikutan melow

  32. rawins says:

    aja kegawa melon lah. tetep semangat ya…

  33. annilasyiva says:

    Jadi kangen ibuku T_T

  34. anotherorion says:

    dekmaniezt said: ni…ni..mbokku lg nganggur :(meh gelayutan, opo meh kepie, sonoo,,,*kempung modus on the way*

    dipijeti no dek

  35. anotherorion says:

    nurinautami said: Jadi kangen ibu dirumah :)Doakan ibu mas sebagai penghantar rindumu

    n_n iya mbak nur

  36. anotherorion says:

    agamfat said: Roger Waters mengolah masa kecilnya yg tanpa ayah menjadi epik The Wall, album terbesar Pink Floyd. Tiap kali nonton/nyetel ini, aku selalu terharu. Coba kau olah rasa rindumu menjadi yg produktif seperti Waters

    oh gitu mas wah hebat yah, moga aja bisa niru suatu saat

  37. anotherorion says:

    rirhikyu said: *turut berdoa tuk ibu

    amin maturnuwun mbak feb

  38. anotherorion says:

    thetrueideas said: Didoakan mas, jangan lupa

    iya mas syam nuwun

  39. anotherorion says:

    starholiceuy said: Membaca postingan ini membuat saya bersyukur, sampai hari ini masih punya mama..meski sementara waktu pisah tempat tinggal 🙂

    n_n salam buat mama yah

  40. anotherorion says:

    ivoniezahra said: terharu 😦

    n_n

  41. anotherorion says:

    putrilan9it said: kok postingane agi mellow terus?

    hihihi embuh kiye

  42. anotherorion says:

    adinarya said: Duh…adin pengen nangis bacanya Pri… hiks..

    *sodorin kotak tissu ke adin

  43. anotherorion says:

    itsmearni said: kirim doa buat ibu……..

    ia mbak arni

  44. anotherorion says:

    itsmearni said: wew……. kemaren saya posting tentang bapakeh sekarang ada lawannya*ikutan melow

    biar lengkap mbak arni n_n

  45. anotherorion says:

    rawins said: aja kegawa melon lah. tetep semangat ya…

    nek ditumbaske melon gelem

  46. anotherorion says:

    annilasyiva said: Jadi kangen ibuku T_T

    salam buat ibunya yah mbak

  47. arumura says:

    Oalah kang…hiksnak bapak nembe 7 tahun..

  48. gambarpacul says:

    satu sosok yang tak tergantikan……

  49. anotherorion says:

    yumi: jangan sedih yo didoain bapak juga yakang pacul: he em

  50. mimpidanasa says:

    Semoga Ibu mas Priyo damai & bahagia di alam sana, melihat putranya tumbuh berkembang seperti sekarang 🙂

  51. anotherorion says:

    amin, makasih mbak

  52. fiachandra says:

    Kalau kangen sama Almarhumah, banyak2 kirim doa ya Pri.Doa anak yang Sholeh adalah Syafaat buat orang tua..Terharu membaca tulisanmu.

  53. anotherorion says:

    iya fia, makasih yah

  54. puritama says:

    *duh, mataku panas….Allahummaghfirli dzunubii waliwaalidayya warham huma kamaa robbayaanii soghiiroo……amiin amiin amiin…….

  55. anotherorion says:

    amin amin aminmakasih vera

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: