Diantara malam

Dan diantara malam2 yang sunyi senyap

Ilalang terpekur dalam lelap tidurnya

Mahligai menutup diri dalam segenggam asa

Kelu dan haru

Sekelumit keanggunan yang tersisa di rerumputan

Menjumput bayang-bayang hitam sang biduan

Adakah cintaku menggapai semestamu??

Kisah hati akan sekelumit rasa dan asa

Tertoreh dalam dan angkuh terpatri

Mendayuku dalam biduk kerapuhan

Mengekangku lalu mengenangku

Bagai tabir yang terusik sayap sayap merpati

Terukir dalam helai helai kuntum melati

Memburu senja demi nafasku

Terhampar luas dalam bingkai cermin retak

Membelaiku lalu mencumbuku

Prahara yang tertumbuk dalam lesung pipitmu

Akankah sirna saat menyentuh pelupuk mataku?

Tiadalah aku disini untukmu

Kekinian hanya untuk memujimu

Keberadaan hanya untuk menyanjungmu

Karena siapa yang kau sebut aku

Tersumpal dalam rengkuhan bantal-bantal tua

Tanpa nama tanpa makna

Hanyalah bait-bait puisi diantara malam

Comments
8 Responses to “Diantara malam”
  1. ihinclp says:

    lagi nangapa rika ???

  2. smartfad says:

    kue diokemntari lik puisine, mala taon lagi ngapa, lagi ngisinggg…

  3. anotherorion says:

    heu malah mambu lah…hehehe ana ana baen koh

  4. soleno says:

    mantepp kali puisine…

  5. anotherorion says:

    soleno said: mantepp kali puisine…

    hihihi klo ga da kerjaan gini nih le

  6. soleno says:

    banyak kerjaan malah ngga bisa kreatif lho maz

  7. anotherorion says:

    soleno said: banyak kerjaan malah ngga bisa kreatif lho maz

    lha iya pa lagi klo kerjaannya bengong makin g kreatif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: